HACKED BY KOMIK
Desa TONGGING
Air Terjun Sipisopiso jatuh dan mengalir ke Danau Toba melalui lahan sungai di Desa Tongging. Desa Tongging juga menjadi terkenal dan indah karena air terjun tersebut dan aliran airnya ke Danau Toba sehingga menjadi salah satu tujuan wisata yang ada di Kabupaten Karo. Desa Tongging berada di atas bukit dengan lokasi yang sangat strategis. Lokasinya yang berada di perbukitan inilah yang menyebabkan masyarakat menyebut daerah ini dengan Tongging. Dalam bahasa Karo, tongging berasal dari kata tengging yang berarti ‘perkampungan yang terletak di lereng bukit, di tempat tinggi, dekat dengan jurang-jurang’. Suku Karo merupakan salah satu subetnis yang mendiami daerah ini, Selain subetnik Karo, di Desa Tongging terdapat juga subetnik Batak lainnya yang mendiami wilayah ini yakni subetnik Toba dan subetnik Pakpak. Ketiga subetnik ini berinteraksi dan berkomunikasi dalam bahasa lokal dengan menggabungkan kata-kata dari ketiga subetnik tersebut dalam percakapan sehari-hari. Hampir sebagian besar masyarakat yang tinggal di Desa Tongging menguasai ketiga bahasa daerah ini. Tidak hanya dalam pencampuran bahasa, ketiga subetnis ini juga mengalami percampuran adat-istiadat dan kebudayaan. Budaya pertangis ‘uang duka’ dengan membuat teken les ‘daftar uang duka’ pada upacara kematian masyarakat Batak Karo juga diadopsi dan dipraktikkan masyarakat Batak Toba yang tinggal di Desa ini. Desa Tongging secara topografi berada di lereng terjal dengan relief gunung dengan sudut kemiringan 70% dan tampak seperti lembah menawan yang dijaga oleh bukit-bukit raksasa. Jejeran perbukitan Bukit Barisan yang melatarbelakangi pemandangan di Desa Tongging membuat Danau Toba di bagian ini tampak teduh. Udara di desa ini sangat sejuk. Jika ingin melihat keindahan Danau Toba dan menikmati liburan di sekitar Danau Toba, Desa Tongging merupakan wilayah dengan pemandangan Danau Toba yang paling dekat dari kota Medan. Di samping keindahan Air Terjun Sipisopiso yang terlihat dari Desa Tongging, objek wisata alam lainnya yang masih berada dalam satu kawasan dengan Desa Tongging adalah Bukit Gajah Bobok dan Puncak Sipisopiso. Hasil pertanian yang menjadi komoditas utama Desa Tongging adalah bawang merah yang dikenal dengan sebutan bawang Tongging. Desa Tongging juga penghasil mangga, ikan nila, ikan mas, dan aneka sayuran seperti cabe dan tomat. Satu hal yang menarik di Tongging adalah keyakinan orang bahwa masih banyak ihan Batak “sejenis ikan jurung” di danau Tongging, yang muncul sewaktu-waktu. Di daerah tujuan wisata ini, para wisatawan dapat berwisata kuliner ikan nila dan ikan mas yang diolah dengan sambal andaliman ‘bumbu khas Batak’ sambil menikmati keindahan Danau Toba. Beberapa rumah makan apung dikelola oleh masyarakat menjadi daya tarik wisata di Desa Tongging. Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan di Desa Tongging adalah memancing, tracking, dan berenang. Bersama dengan Sipisopiso, Tongging telah ditetapkan menjadi salah satu Geosite Kaldera Toba dengan nama Geosite Sipisopiso-Tongging.