HACKED BY 1337


Sibandang

deskripsi singkat

Pulau Sibandang hanya berjarak 8 km dari Muara dengan waktu tempuh sekitar 20 menit dengan perjalanan kapal. Perjalanan menuju Pulau Sibandang dapat juga ditempuh dengan menggunakan kapal melalui pelabuhan Balige atau Nainggolan. Pulau Sibandang adalah pulau terbesar kedua di Kawasan Danau Toba setelah Pulau Samosir dengan luas sekitar 461 hektar. Secara administratif, Pulau Sibandang terbagi atas 3 (tiga) desa yakni Desa Sibandang, Desa Papande, dan Desa Sampuran. Pulau Sibandang ini juga secara geologis merupakan hasil letusan supervolcano 74.0000 tahun yang lalu. Selain lokasinya yang indah, Pulau Sibandang memiliki keunggulan yang menarik sebagai destinasi wisata. Salah satu objek yang menarik adalah Desa Papande sebagai sentra penghasil ulos harungguan ‘ulos untuk para raja’ yang ditenun secara manual. Di Pulau Sibandang, kita juga dapat menyaksikan ritual kuno hodahoda yang dipadu dengan atraksi mossak, yang mirip dengan kuda lumping di Jawa. Secara keanekaragaman hayati (bio-diversity), di Pulau Sibandang tumbuh mangga yang manis dan rasa buah yang khas sehingga Pulau Sibandang juga dikenal dengan sebutan “Pulau Mangga”. Buah mangga masak memiliki daging buah berwarna kuning, lembut, berserat, dan penuh sari buah. Setiap pekarangan penduduk pasti memiliki pohon mangga, mulai dari rumah yang di tepi Danau Toba hingga ke pegunungan. Di Pulau Sibandang, kita juga bisa melihat rumah tradisional Batak berusia sekitar 300 tahun yakni rumah raja pertama di Sibandang yakni rumah Kepala Nagari bermarga Rajagukguk. Kita bisa juga menemui situs budaya berupa kursi batu tempat bermusyawarah para raja zaman dahulu di Pulau Sibandang. Di daerah puncak perbukitan Pulau Sibandang terdapat makam Raja Sorta Uluan yang diyakini sebagai Raja Pulau Sibandang. Sebagai salah satu pulau yang berada di Danau Toba, Pulau Sibandang menjadi destinasi wisata yang diminati oleh para wisatawan. Pemerintah daerah Tapanuli Utara telah melakukan pembangunan infrastruktur pendukung. Di beberapa desa di Pulau Sibandang sudah berdiri beberapa usaha kepariwisataan, sanggar seni, penggembangan sentra partonun ‘penenun’, dan lain-lain. Pengembangan kepariwisataan di Pulau Sibandang ini tetap menjaga kelestarian alam dan budaya, tetapi bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Secara administratif, Desa Hutaginjang, Desa Tapian Nauli, Pulau Sibandang termasuk Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatra Utara